Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI DR. Moeldoko menyetujui terhadap Validasi dan Reposisi serta Peningkatan Organisasi Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Panglima TNI setujui

Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI DR. Moeldoko menyetujui terhadap Validasi dan Reposisi serta Peningkatan Organisasi Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Persetujuan ini dikeluarkan oleh Panglima TNI Jenderal DR. Moeldoko kemarin Kamis tanggal 9 September 2014, setelah menyimak dengan seksama persoalan yang melatarbelakangi perlunya validasi dan reposisi serta peningkatan Organisasi STTAL.

Paparan validasi dan reposisi serta peningkatan organisasi STTAL dilakukan oleh Wakil Kasal Laksdya TNI Didit Herdiawan dan Komandan Kobangdikal Laksda TNI Widodo, S.E. Paparan dihadiri oleh beberapa pejabat teras diantaranya Kasum TNI Laksdya TNI Ade Supandi, pejabat teras Mabes TNI dan Mabesal serta Kobangdikal. Paparan dilaksanakan di ruang rapat Subden Mabes TNI Jakarta.
Validasi dan reposisi serta peningkatan organisasi STTAL dilatarbelakangi adanya urgensi sebagai berikut:
1. Pertama, diberlakukannya UU Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan PP Nomor 4 tahun 2014 tentang penyelenggaraan dan Pengelolaan Perguruan Tinggi membawa konsekuensitas pada perlunya perubahan dan pengembangan sistem pendidikan pengembangan Iptek (Dikbangiptek) di lingkungan TNI AL yang harus disesuaikan dengan standar pendidikan tinggi yang berlaku secara nasional.

2. Kedua, seiring dengan meningkatnya kompleksitas peran dan tungsi yang diemban, STTAL membutuhkan jalur koordinasi dan rantai birokrasi yang lebih efektif dan efisien, baik di lingkungan TNI AL maupun dalam hubungannya dengan institusi lain. Hasil studi banding menunjukkan semua PTN (kedinasan) yang diselenggarakan oleh Kementerian/Lembaga kedudukannya di bawah Menteri atau Kepala Lembaga, seperti STAN, STPDN, PTIK, STIN, STSN, dll, dipimpin oleh pejabat dengan kelas jabatan bintang satu, dua dan tiga.

3. Ketiga, karakteristik program pendidikan pengembangan Iptek (Dikbangiptek) di STTAL sangat berbeda dengan program pendidikan lainnya yang diselenggarakan oleh Kobangdikal pada umumnya (Diktuk, Dikma, Dikbangspes, Dikbangum). Hal ini menjadikan STTAL belum bisa fokus dalam mengelola penyelenggaraan kegiatan pendidikan tingginya. STTAL membutuhkan otonomi kampus atau kemandirian dalam tata kelola kelembagaan sebagaimana yang dipersyaratkan oleh UU.

4. Keempat, dengan tambahan program Pascasarjana di STTAL, menambah cukup beratnya beban kerja yang diemban oleh STTAL. Berdasarkan analisa beban kerja diperoleh data indeks beban kerja STTAL mencapai 175% (kategori sangat tinggi). Kelima, berdasarkan hasil evaluasi jabatan diperoleh data nilai jabatan (job value). Komandan STTAL mencapai nilai 3370, yakni berada diantara rentang nilai 3155-3600, dimana menurut Permenpan RI Nomor 34 Tahun 2011 tentang Pedoman Evaluasi Jabatan dan Permenhan RI Nomor 08 Tahun 2013 tentang Badan Pertimbangan Jabatan dan kepangkatan Tingkat Kementerian Pertahanan, seharusnya dijabat oleh pejabat dengan kategori kelas jabatan 15 (Laksma/Brigjen). Dengan demikian untuk perkuatan institusi agar sesuai dengan ketentuan yang ada serta memenuhi kebutuhan organisasi TNI/TNI AL, maka perlu validasi, reposisi, dan peningkatan organisasi agar STTAL mampu menghasilkan SDM yang unggul dan menjadi pusat pengembangan Iptek pertahanan bidang kemiliteran, kemaritiman dan keangkatanlautan yang handal di tingkat regional dalam mewujudkan kemandirian alutsista.

Upaya validasi dilakukan dengan merubah struktur organisasi sesuai dengan tata kelola yang memenuhi, ketentuan UU. Reposisi dilakukan dengan memindahkan kedudukan STTAL yang semula di bawah Kobangdikal menjadi Badan Pelaksana Pusat di tingkat Mabesal.

Peningkatan organisasi dilakukan dengan menaikkan kelas jabatan pengawak organisasi disesuaikan dengan Permenpan RI Nomor 34 Tahun 2011 tentang Pedoman Evaluasi Jabatan dan Permenhan RI Nomor 08 Tahun 2013 tentang Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan Tingkat Kementerian Pertahanan.

 

Olah Raga bersama di STTAL

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun proklamasi 17 agustus 2014 Sekolah Tinggi Teknologi Angkata Laut (STTAL) menggelar olah raga bersama ( selasa tanggal 19 agustus 2014). Acara diawali dengan senam aerobic yang dipandu oleh Artis aerobic cantik Astrid. Para Mahasiswa dan Anggota tetap (Antap) STTAL tampak begitu semangat dan bergembira dalam menggerakkan tubuhnya mengikuti gerak tubuh pemandunya.
Acara dilanjutkan dengan pengarahan dari Komandan STTAL. Dalam pengarahannya, Komandan STTAL menekankan pentingnya tubuh sehat dalam melaksanakan tugas belajar mengajar dilingkungan STTAL. Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat begitu imbuhnya. Continue reading

PEMBUKAAN PENDIDIKAN S2 ANGKATAN II DAN S1 ANGKATAN XXXV STTAL

Pembukaan Pendidikan Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan LautHari ini Kamis, 26 Juni 2014 Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) menggelar Upacara Pembukaan Pendidikan Program S2 dan S1. Dalam Upacara Pembukaan Pendidikan ini yang bertindak sebagai Inspektur upacara adalah Laksamana Muda TNI Widodo, SE selaku Komandan Komando Pengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut (Kobangdikal) dan yang bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Mayor Laut (P) Supiyanto selaku Komandan Koordinator Siswa (Dankorsis).
Upacara pembukaan pendidikan ini membuka dua program pendidikan sekaligus yaitu Program studi S2 dan S1. Program Studi S2 Analisis Sistem Riset dan Operasi adalah angkatan II dengan jumlah mahasiswa 20 orang dengan pangkat Kapten dan Mayor dari Angkatan Laut, sedang Program studi S1 jurusan Teknik Mesin, Teknik Elektronika, Teknik manajemen industri dan Hidros dengan jumlah mahasiswa 58 orang, tiga diantaranya dari Angkatan udara. Continue reading

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
1 2 3 7

VMenu